Sabtu, 29 Desember 2018

Video Youtube Sebagai Media Komunikasi dan Promosi Kesehatan di Era Milenial


Dewsa ini, teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat. Segala hal aspek kehidupan manusia didukung dengan bantuan alat teknologi. Mengapa demikian? Hal ini dikarenkan sebuah kata “Globalilasi.” Adanya globalisasi, diiringi dengan berkembangnya ilmu pengetahuan memunculkan berbagai inovasi untuk membantu dan mempermudah segala aspek kehidupan manusia.
Dahulu, untuk pergi ke suatu tempat haruslah ditempuh dengan jalan kaki, ataupun hanya dengan bantuan hewan seperti kuda dan unta. Adapun di era globalisasi ini, berbagai alat transportasi untuk mempermudah pergi ke suatu tempat bermunculan. Dimulai dari motor, mobil, kereta, perahu, pesawat dan sebagainya. Begitupula dengan teknologi di bidang lain, termasuk dalam bidang komunikasi. (Haryanto, 2012)
Dahulu, untuk berkomunikasi sangatlah sulit kepada orang yang jauh. Seiring dengan berkembang zaman munculah teknologi media cetak seperti koran, majalah dan lain-lain. Pada masanya, media cetak utamanya surat menjadi media komunikasi yang sangat populer. Saat ini, media cetak ini sedikit demi sedikit telah tergantikan dengan media elektronik. Meskipun sampai saat ini media cetak itu masih banyak tercetak, namun sebagian besar manusia lebih tertarik untuk berkomunikasi dan mencari berbagai informasi melalui media elektronik (Anitah, 2009).
Di era globalisasi ini, media elektronik sebagai media komunikasi yang digandrungi oleh berbagai kalangan berupa hand phone. Baik orang tua, remaja bahkan anak-anak menjadikan hand phone sebagai media komunikasi. Melalui alat ini masyarakat dapat terhubung dengan jaringan internet dan menggunakan berbagai media sosial seperti email, BBM, What’s App, Facebook, Twitter, Instagram, serta youtube.
Saat ini youtube menjadi salah satu media sosial yang sangat digandrungi oleh banyak kalangan. Utamanya bagia anak milenial. Terdapat banyak konten-konten menarik didalamnya sehingga para pengguna youtube tak bosa-bosan untuk terus menjelajah. Salah satu konten yang sangat populer saat ini ialah vlog. Vlog sendiri merupakan suatu video yang berisi opini, cerita, atau kegiatan harian (David, 2017). Dalam memanfaatkan keadaan, konten ini bisa menjadi salah satu peluang dalam penyebaran informasi mengenai kesehatan. Hal ini dikarenakan, vlog merupakan sebuah video, dimana video menggabungkan antara audio, visual dan animasi. Pengkombinasian ini akhirnya membuat video lebih menarik, banyak disukai dan menjadi salah satu media promosi kesehatan yang menarik apabila di kemas dengan sebaik mungkin.
Promosi kesehatan merupkan suatu proses yang bertujuan untuk memandirikan dan memberdayakan masyarakat agar mampu untuk memlihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya. Promosi kesehatan sendiri di dalamnya mengandung komunikasi kesehatan. Media dalam melakukan promosi kesehatan sendiri sangatlah beragam. Media ini dapat berupa poster, selebaran (flyer), pamflet, booklet, video, dan berbagai media lainnya (Wicaksono, 2015)
Bukan hanya dengan menggunakan media cetak, promosi kesehatan juga dapat digunakan dengan menggunakan media jejaring sosial. Penggunaan media jejaring sosial ini memiliki jangkauan dan ruang yang tidak terbatas. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, salah satu media jejaring sosial yang dapat digunakan untuk promosi kesehatan ialah youtube. Dimana konten dari youtube sendiri berupa video.
Penggunaan media youtube menjadi media promosi kesehatan patutlah dipertimbangkan. Salah satu dasar yang menjadi pertimbangan ialah video promosi dengan judul “Korban Narkoba dan HIV/AIDS”. Pada 9 Juni 2015, jumlah penonton dari video ini sebanyak 35.155 penonton, yang dihitung sejak diunggah pada tanggal 1 Januari 2018. Hal ini menunjukan melalui video ini, tiap bulannya terdapat 837 penonton atau setara dengan 28 penonton tiap harinya. (Wicaksono, 2015)
Video yang umumnya disukai dalam youtube ialah video-video singkat berdurasi 2,1-3 menit. Hal ini dikarenakan berdasarkan penelitian yang dilakokan oleh Wicaksono, 46,9% pengguna youtube menyukai durasi video yang singkat. (Wicaksosno, 2015). Oleh karena itu, dengan durasi yang singkat ini perlu dipperhatikan isi dari promosi kesehatnnya sendiri, harus singkat padat dan jelas. Namun demikian, meskipun durasi singkat, video janganlah dibuat dengan monoton. Buatlah video promosi semenarik agar pesan dapat lebih mudah diterima.
Kelebihan dari media komunikasi kesehatan berupa video diantaranya (1) Sudah dikenal masyarakat; (2) Mengikutsertakan semua panca indra; (3) Lebih mudah dipahami; (4) Lebih menarik karena ada suara dan gambar bergerak; (5)Bertatap muka; (6) Penyajian dapat dikendalikan; (7) Jangkauan relatif lebih besar; (8) Sebagaialat diskusi dan dapat diulang-ulang (Gejir, 2017).
Satu orang menonton video yang menarik umumnya akan membagikan kepada temannya. Mengajaknya untuk menonton dan membagikan video tersebut agar semakin tersebar luas. Hal inilah yang menjadikan video lebih mudah untuk tersebar luas dan dilihat oleh banyak orang. Video termasuk dalam jenis media elektronik, dimana termasuk juga sebagai media komunikasi kesehatan yang sangat membantu proses promosi kesehatan terutama dalam meningkatkan pengetahuan seseorang. Oleh karena itu, seiring dengan berkembangnya zaman, alangkah baiknya dalam melakukan sebuah promosi kesehatan menggunakan media yang banyak diminati pada masanya.
Saat ini media youtube dapat menjadi media yang yang sangat diminati. Memanfaatkan ketenaran media ini bisa menjadi peluang untuk mempromosikan kesehatan. Adanya promosi kesehatan ini diharapkan masyarakat bisa memahami dan menjaga kesehatannya. Baik bagi dirinya, keluarga dan masyarakat sekitar.


DAFTAR PUSTAKA
Anitah, S. 2009. Teknologi Pembelajaran. Surakarta: Yurna Pustaka
David, Eribka Ruthelia, dkk. 2017. Pengaruh Konten Vlog dalam Youtube Terhadap Pembentukan Sikap Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi. E-journal Acta Diurma Vol. VI No. 1 Tahun 2017
Gejir, I Nyoman, dkk. 2017. Media Komunikasi Dalam Penyuluhan Kesehatan. Yogykarta: Andi
Haryanto, Heri. 2012. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: PT Balai Pustaka (Persero)
Wicaksono, Hario. 2015. Analisis Peluang Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penularan HIV/AIDS di Indonesia Melalui Media Youtube. Posiding Seminal Nasionl Penelitian dan PKM Kesehatan Vol. 1 No. 1 Tahun 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar